Posts By :

piyanieta

Meningkatkan Efisiensi Oli pada Alat Berat

1024 645 piyanieta

Lubrikasi pada komponen alat berat adalah hal yang penting. Bagaimana tidak? Lubrikasi mempengaruhi umur dari komponen dan mesin, sampai performa alat berat. Oleh karena itu, oli yang digunakan untuk lubrikasi juga harus diperhatikan, mulai dari jenis sampai interval penggantiannya agar dapat meningkatkan efisiensi oli.

Penggunaan Oli pada Alat Berat

Jika melihat ke puluhan tahun lalu, interval penggantian oli cukup pendek yaitu setiap 500 mil. Namun, dengan teknologi maju pada filter, mesin, sampai bahan bakar, oli dapat baru diganti setelah alat berat menempuh jarak 25.000-50.000 mil. Efisiensi oli yang meningkat akan memperpanjang interval penggantian oli dan membuat mesin alat berat lebih awet.

Nah, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi efisiensi dan interval penggantian oli, yaitu:

Maintenance Berkala

Interval penggantian oli juga menunjukkan tingkat efisiensi penggunaan oli pada alat berat. Pelaksanaan maintenance berkala yang sesuai pada alat berat akan menjaga flow dan performa komponen dan oli, sehingga interval penggantian oli pun lebih panjang.

Sebaliknya, jika alat berat tidak diberikan maintenance yang baik dan sesuai, frekuensi mengganti oli pun meningkat. Hal ini disebabkan ketika ada kerusakan pada mesin atau ada komponen yang tidak berjalan maksimal, konsumsi oli akan meningkat untuk mengimbangi masalah yang terjadi.


Durasi ‘Kerja’ Mesin

Alat berat yang identik, namun memiliki jam operasi yang berbeda juga memiliki interval penggantian oli yang berbeda. Perlu diperhatikan juga, alat berat yang dioperasikan tanpa henti dalam durasi yang cukup panjang dapat menyebabkan stres dan mengurangi efisiensi oli.


Pola Pengoperasian dan Kondisi Lingkungan

Ilustrasi operasi di site

Pola pengoperasian alat berat oleh operator juga mempengaruhi efisiensi oli. Pola pengoperasian yang buruk, ditambah dengan kondisi jalan yang terjal dan berbatu dapat meningkatkan konsumsi oli. Akhirnya, oli harus lebih sering diganti. Selain itu, hal ini juga dapat merusak bearing dan as, serta menurunkan efisiensi bahan bakar.

Lingkungan operasi yang kotor berpotensi membuat berbagai jenis kotoran menempel pada mesin, termasuk polusi yang ada di udara. Terutama pada hari dengan kelembapan tinggi, kemungkinan polusi udara masuk ke dalam mesin dari ruang pembakaran meningkat. Akhirnya, terjadilah kontaminasi oli.

Pengoperasian di suhu tinggi (panas) pun dapat menurunkan kualitas oli sehingga berpotensi merusak mesin. Performa oli yang menurun akan menyebabkan kemampuan lubrikasi berkurang. Selain itu, suhu panas dapat menyebabkan reaksi kimia seperti oksidasi yang akhirnya juga meningkatkan frekuensi penggantian oli dan beresiko merusak mesin (korosif).


Bahan Bakar dan Pembakaran

Umur oli juga dipengaruhi oleh efisiensi bahan bakar. Efisiensi bahan bakar juga bergantung pada efisiensi pembakaran pada mesin, yang mengontrol elemen melewati ring piston. Jika piston ‘meledak’, berbagai kotoran (seperti jelaga, nitrogen oksida, hidrokarbon, dan lainnya) dapat masuk dan mengontaminasi oli.

Efisiensi bahan bakar juga dipengaruhi oleh cara pengoperasian dan isu pada komponen mesin. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk melakukan inspeksi dan maintenance secara berkala.


Filter Oli

Kondisi dari filter oli penting untuk dicek sekara berkala. Performa filter yang menurun akan membuka kesempatan bagi kotoran atau material lainnya masuk dan bercampur dengan oli. Fungsi lubrikasi pada oli pun turun sehingga harus diganti sebelum waktunya atau akan merusak komponen mesin.


Kualitas Oli

Ilustrasi oli

Sebaiknya gunakan oli premium untuk kualitas yang lebih baik dan tahan lama. Oli premium biasanya terdiri dari bahan sintetis, yang memiliki kandungan aditif dengan berat molekul sehingga dapat lebih konsisten walaupun ada perubahan suhu atau cuaca. Oli premium mungkin terdengar mahal, namun tentu akan menguntungkan dalam jangka panjang. Hal ini dikarenakan oli premium dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar, kemampuan pembakaran, dan performa mesin.

Anda juga dapat menggunakan oli yang direkomendasikan oleh manufaktur alat berat tersebut.


Menentukan Waktu Penggantian Oli

Untuk menjadwalkan waktu penggantian oli, Anda perlu melakukan observasi pada alat berat, oli, dan juga operator. Data maintenance, operasional yang sudah selesai, cara pengoperasian, penggunaan oli, dan waktu idle direkam pada interval yang konsisten.

Selain itu, Anda juga sebaiknya mengganti oli ketika:

  • tongkat oli menunjukkan bahwa oli telah terdegradasi
  • sensor oli menunjukkan bahwa oli mesin butuh diganti (ketika terbentuk endapan atau saat angka sensor terlalu rendah yang menunjukkan potensi korosi (oksidasi))


amtiss mobile app

Setelah menentukan interval penggantian oli, Anda dapat memastikan pelaksanaan berjalan sesuai jadwal dengan amtiss mobile app dan web app. Fitur dalam amtiss memungkinkan Anda untuk membuat jadwal dan mengirimkan notifikasi pada PIC terkait (mekanik) untuk melaksanakan penggantian oli dan kegiatan maintenance berkala lainnya. Selain itu, data pelaksanaan akan terekam untuk disusun menjadi data analitik secara otomatis oleh sistem amtiss yang memudahkan Anda melakukan pengawasan (monitoring).

Masih ada berbagai fitur amtiss lainnya yang menunjang efisiensi maintenance alat berat Anda. Untuk informasi lebih lanjut tentang amtiss, silahkan klik di sini.

Dapatkan informasi menarik lainnya seputar maintenance, alat berat, dan industri pengguna alat berat di amtiss. Ikuti juga kami di Instagram, Facebook, dan LinkedIn.

Salam Maintenance Masa Kini!

Kegiatan Maintenance Berkala Alat Berat

1024 645 piyanieta

Maintenance yang dilakukan berkala akan mendatangkan berbagai keuntungan bagi perusahaan, seperti pengontrolan biaya yang lebih efisien dan produktivitas yang lebih optimal. Hal ini dikarenakan maintenance berkala dapat mengurangi downtime alat berat dan memaksimalkan umur dari alat berat.

Maintenance berkala biasa dilakukan sesuai dengan interval yang telah ditetapkan, misalnya harian, bulanan, atau menggunakan satuan HM dan KM. Biasanya, manufaktur dari alat berat juga telah memiliki rekomendasi interval dan kegiatan maintenance yang harus dilakukan.

Maintenance yang dilakukan juga beragam, mulai dari pengecekan, pengisian ulang, sampai penggantian part dari alat berat. Lalu apakah aktivitas maintenance yang dilakukan selalu sama pada periode yang ditetapkan? Tentu tidak.

Berikut adalah aktivitas maintenance yang umum dilakukan pada mayoritas alat berat.

  1. Setiap sebulan sekali
    Setiap bulan, setidaknya lakukan pengecekan pada cairan transmisi, minyak rem, dan power steering. Cek juga kondisi windshield wiper blades, belts, windshield wiper blades, selang, dan kabel baterai. Segera lakukan penanganan, seperti mengganti parts yang rusak atau mengisi kembali cairan jika diperlukan.
  2. Setiap 6 bulan sekali atau setiap 5000 mil (8046.72 km)
    Inspeksi sistem rem, ban, dan cairan pelumas pada alat. Jika alat berat Anda menggunakan sistem manual, lakukan juga pengecekan pada sistem kopling.
  3. Setiap setahun sekali
    Bersihkan bagian bawah alat berat yang pasti penuh dengan kotoran dan debris dari site. Servis sistem pendinginan dan lakukan inspeksi pada sistem kontrol akselerator. Cek juga bagian radiator, pompa air, sabuk kipas, termostat, dan tutup radiator. Berikan juga pelumas pada pintu, kunci, engsel, dan rem parkir.
  4. Setiap 15.000 mil (24.140,16)
    Lakukan pengecekan pada transmisi otomatis sekaligus ganti cairan transmisi dan filternya.
  5. Setiap 30.000 mil (48.280,32)
    Inspeksi bagian busi dan kabelnya, serta filter bahan bakar. Inspeksi juga timing dari mesin apakah masih ‘sehat’ atau tidak.

Tentunya, maintenance berkala setiap alat berat berbeda satu sama lain. Adanya panduan akan memudahkan dan menjaga standar dari aktivitas maintenance yang dilakukan. Namun, cukup membuang waktu jika harus mencari informasi di buku panduan secara manual.


Aplikasi Mobile amtiss

aplikasi mobile amtiss

Sistem amtiss dapat diakses melalui aplikasi web maupun mobile. Modul maintenance pada amtiss dapat memudahkan dan mengefisiensikan proses maintenance di lapangan. Misalnya, fitur guide dan inspection list yang dapat menjadi panduan bagi mekanik ketika melakukan maintenance berkala pada alat berat. Fitur ini dapat diakses dengan praktis melalui layar perangkat mobile, seperti hp maupun tablet.

Selain kedua fitur tersebut, masih ada berbagai fitur lainnya dan modul lain yang dapat mendukung proses maintenance dan manajemen alat, sampai manajemen mekanik (WO). Untuk informasi lebih lanjut mengenai fitur amtiss, silahkan klik di sini.

Dapatkan informasi menarik lainnya seputar maintenance, alat berat, dan industri pengguna alat berat di amtiss. Ikuti juga media sosial amtiss di LinkedIn, Instagram, dan Facebook.

Salam Maintenance Masa Kini!

Pentingnya Membersihkan Alat Berat Secara Berkala

1024 645 piyanieta

Seorang profesional di bidang maintenance alat berat paham bahwa membersihkan alat berat adalah hal yang wajib dilaksanakan berkala. Mengapa?

Bisa jadi Anda menganggap membersihkan alat berat secara berkala adalah hal yang boros karena alat berat pasti akan kotor kembali. Apalagi mengingat alat berat beroperasi di lingkungan yang keras, “berteman dekat” dengan puing, debu, lumpur, dan kotoran lainnya.

Namun, tahukah Anda jika alat berat yang bersih dapat mencegah berbagai kerusakan bahkan meningkatkan produksi? Simak alasan wajib membersihkan alat berat secara berkala berikut ini!

Mencegah komponen dan mesin aus sebelum waktunya

Kotoran dan debu yang menempel pada alat berat bersifat abrasif, terutama pada bagian sendi atau bagian bergerak pada alat. Kotoran dan debu meningkatkan gesekan yang mengikis komponen dan menyebabkan aus sebelum waktunya.


Mencegah overheated pada mesin

Salah satu penyebab overheated pada mesin adalah kotoran (debu, puing) dan lumpur yang menempel pada mesin. Kotoran dan lumpur berperan sebagai insulator, atau mudahnya seperti selimut sehingga membuat mesin yang sedang beroperasi menghasilkan panas berlebih. Overheated akan semakin parah jika bagian radiator juga tersumbat oleh kotoran.


Meningkatkan produktivitas alat berat

Berhubungan dengan 2 poin sebelumnya, mesin yang dibersihkan berkala memiliki produktivitas lebih tinggi karena potensi downtime atau breakdown menjadi lebih rendah dibandingkan mesin yang kotor. Biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli atau memperbaiki komponen dan mesin yang rusak pun dapat dikurangi. Selain itu, waktu yang terbuang karena alat berat sedang down untuk menunggu selesai diperbaiki dapat diminimalkan.


Berperan penting dalam proses inspeksi berkala

Membersihkan alat berat secara berkala akan memudahkan proses inspeksi dan identifikasi masalah pada alat. Pada alat berat yang bersih, berbagai masalah seperti retak, karat, aus, sampai bocor dapat ditemukan lebih mudah dan cepat. Mekanik pun dapat segera menangani masalah pada alat sejak dini dan mencegahnya berubah menjadi masalah yang lebih besar yang dapat mempengaruhi produktivitas alat.


Meningkatkan safety di lapangan

Kotoran menumpuk pada alat berat dapat meningkatkan kemungkinan terjadi kecelakaan kerja. Misalnya, kotoran yang menumpuk di sekitar sistem hidrolik dan komponen listrik dapat menimbulkan ledakan oli bertekanan tinggi atau ledakan tegangan tinggi. Permukaan pada alat berat yang tertutup oli dan kotoran lainnya juga meningkatkan potensi kecelakaan, seperti terpeleset, terjatuh, atau terjepit.

Mesin yang dibersihkan berkala juga mengurangi potensi penularan penyakit, terutama pada kondisi pandemi virus saat ini. Selain itu, operator dan mekanik dapat lebih nyaman saat bekerja.

Tips membersihkan alat berat di tengah pandemi


Memudahkan pembersihan alat berat berikutnya

“Memandikan” alat berat yang jarang dibersihkan akan sangat sulit dibandingkan mesin yang dicuci berkala. Semakin tebal kotoran dan lumpur yang menumpuk, semakin lama juga proses pembersihannya.



Untuk memastikan pembersihan alat berat berjalan sesuai jadwal, Anda dapat memanfaatkan salah satu fitur dalam amtiss, yaitu notifikasi pengingat jadwal pada PIC bersangkutan. Selain fitur notifikasi, amtiss juga memiliki berbagai fitur lainnya dalam mobile app dan web app yang dapat meningkatkan efisiensi maintenance alat berat.

Ingin mencoba atau mencari tahu lebih lanjut tentang amtiss? Hubungi kami dan dapatkan FREE DEMO amtiss dengan klik di sini.

Dapatkan informasi menarik lainnya seputar maintenance, alat berat, dan industri pengguna alat berat di amtiss. Ikuti juga media sosial amtiss di LinkedIn, Instagram, dan Facebook.

Salam Maintenance Masa Kini!

4 Hal Penting Membersihkan Alat Berat di Tengah Pandemi Covid-19

1024 645 piyanieta

Menjaga kebersihan diri sangat penting untuk mengurangi resiko penularan virus Covid-19 dan penyakit lainnya. Begitu juga dengan kebersihan benda atau alat yang ditemui setiap hari. Hal ini juga berlaku bagi para operator dan mekanik di site yang sering melakukan kontak langsung dengan alat berat.

Membersihkan alat berat memang sudah termasuk dalam rangkaian maintenance yang harus dilakukan secara berkala. Alat berat yang bersih memiliki umur yang lebih panjang dan performanya pun lebih efisien. Keamanan dan keselatan mekanik dan operator juga lebih terjamin.

Dalam membersihkan alat berat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terutama di tengah pandemi virus Covid-19 saat ini, yaitu:

Tambahkan pemberian desinfektan dalam rangkaian pembersihan alat berat. Gunakan desinfektan terdaftar oleh EPA (Environmental Protection Agency) terutama pada bagian yang sering disentuh oleh operator dan mekanik, seperti joysticks, steering wheel, knobs, floor, handles, grab bars, dan lainnya.

Daftar desinfektan EPA


Untuk komponen listrik, sebaiknya Anda menggunakan fiber cloth yang sudah disemprot desinfektan. Hal ini dapat mencegah bekas yang timbul saat desinfektan yang disemprotkan langsung ke komponen listrik mengering.


Pembersih yang mengandung pemutih juga bisa digunakan untuk membersihkan alat berat, seperti pada bagian undercarriage untuk mencegah penyebaran akar gada yang mungkin menempel. Pemutih juga memiliki sifat sebagai desinfektan karena dapat menghancurkan struktur protein pada virus dan bakteri. Namun, sebaiknya tidak menggunakan pembersih dengan pemutih untuk membersihkan bagian upholstery karena dapat merusak lapisan tersebut.

Perlu diperhatikan, pembersih yang mengandung pemutih dapat berbahaya untuk kesehatan mata dan saluran pernafasan. Hindari juga mencampur bahan pembersih dengan pemutih dengan produk pembersih lain karena dapat menimbulkan reaksi kimia yang menghasilkan gas beracun. Oleh karena itu, poin berikutnya juga tidak kalah penting saat membersihkan alat berat.


Selalu perhatikan keamanan diri saat membersihkan alat berat karena ada kemungkinan tertular virus yang menempel pada alat dan mencegah resiko kesehatan lain yang dapat muncul saat menggunakan bahan pembersih. Gunakan sarung tangan latex/sintetis dan masker terutama ketika pandemi virus saat ini.



Untuk memastikan proses pembersihan alat berat berjalan sesuai prosedur yang berlaku, Anda dapat memanfaatkan salah satu fitur amtiss, “maintenance guide” yang dapat menjadi panduan bagi mekanik di site. Hasil dari proses pembersihan alat, yang termasuk dalam rangkaian preventive maintenance, juga dapat dilaporkan dengan mudah dan cepat menggunakan mobile app amtiss.

Ingin mencoba atau mencari tahu lebih lanjut tentang mobile app amtiss?
Klik di sini atau kirim email ke helpdesk@amtiss.com untuk FREE DEMO.

Ikuti info menarik lainnya seputar alat berat, maintenance alat berat, dan industri terkait di Instagram, Facebook, dan LinkedIn amtiss.

Salam Maintenance Masa Kini!

sumber:
https://internasional.kontan.co.id/news/epa-merilis-daftar-desinfektan-untuk-tangkal-virus-corona-lihat-daftarnya-di-sini?page=2
https://www.epa.gov/

7 Hal Penting dalam Maintenance Dump Truck

1024 645 piyanieta

Dump Truck biasa digunakan untuk mengangkut berbagai material untuk keperluan konstruksi dan tambang, misalnya, pasir, kerikil, bahkan batubara. Alat berat yang memiliki daya tampung sangat besar ini biasa melalui jalan yang cukup panjang dengan jenis lingkungan bervariasi, dari area ‘keras’ pada area tambang sampai jalanan yang beraspal halus.

Dalam perjalanan, bukan tidak mungkin Dump Truck dapat mengalami kerusakan tiba-tiba. Selain menghambat operasional dan berbahaya dari segi keselamatan, kerusakan pada Dump Truck juga dapat menambah biaya yang harus dikeluarkan, seperti untuk membeli parts baru, reparation, atau bahkan mengganti Dump Truck dengan yang baru.

Di sinilah maintenance memegang peranan penting. Maintenance yang dilakukan harus sesuai dengan Dump Truck dan dilakukan berkala untuk menjaga ‘kesehatan’ dari setiap parts dari alat angkut raksasa ini sehingga dapat berumur panjang.

Lalu, apa saja yang sebaiknya dilakukan untuk maintenance Dump Truck? Simak 7 Hal Penting dalam Maintenance Dump Truck berikut.

  1. Periksa filter dan ketersediaan bahan bakar di tangki. Gantilah filter bahan bakar secara berkala untuk mencegah filter tidak berfungsi dengan baik, terutama di area tambang dan konstruksi. Kotoran yang menumpuk tebal pada filter dapat meloloskan kotoran halus masuk ke dalam mesin Dump Truck dan menimbulkan kerusakan pada mesin.

  2. Selalu lakukan pemanasan mesin kurang lebih selama 5 menit sebelum mengoperasikan Dump Truck. Hal ini akan membuat mesin terlumasi lebih merata sehingga mesin dapat lebih awet.

  3. Perhatikan frekuensi pemberian oli mesin, terutama untuk Dump Truck yang beroperasi di area tambang dengan lingkungan yang cukup ‘keras’. Setidaknya, periksa level oli dua kali seminggu.

    Gunakan juga oli yang direkomendasikan oleh manufaktur Dump Truck. Mungkin oli yang direkomendasikan cukup mahal, namun akan lebih baik menggunakan oli berkualitas yang sesuai daripada menggunakan oli murah yang tidak memberi manfaat positif pada Dump Truck.

  4. Inspeksi rutin bagian hidrolik Dump Truck dari kondisi fisik sampai level oli hidrolik. Goresan pada bagian hidrolik meningkatkan potensi aus lebih cepat yang memicu kebocoran oli.

    Sama seperti nomor 3, gunakan oli hidrolik yang direkomendasikan agar performa tetap optimal dan bagian hidrolik Dump Truck dapat lebih awet.

  5. Bersihkan bagian exterior dan interior Dump Truck secara berkala. Sangat direkomendasikan untuk menggunakan Pressure Wash karena dapat membersihkan kotoran membandel yang menempel pada bagian Dump Truck, seperti sisa-sisa muatan atau lumpur pada ban. Namun, pastikan untuk menghindari bagian yang rentan saat menggunakan Pressure Wash, seperti kaca spion dan lampu karena berpotensi rusak/pecah.

    Membersihkan exterior secara berkala dapat mencegah kotoran menempel pada area sambungan di Dump Truck, yang dapat menyebabkan karat, goresan, dan berbagai kerusakan minor lainnya. Namun, kerusakan minor ini lama-lama dapat menjadi pemicu kerusakan yang lebih besar dengan biaya perbaikan yang lebih besar juga.

    Kebersihan interior juga penting terutama untuk kenyamanan dan kesehatan operator Dump Truck sehingga dapat meminimalkan gangguan (seperti gangguan pernafasan: batuk, bersin, dan sejenisnya) ketika mengoperasikan kendaraan besar ini.

  6. Pasang dan inspeksi ban Dump Truck sesuai dengan anjuran. Pemasangan ban sampai tekanan udara pada ban yang tidak sesuai dapat menyebabkan beragam masalah, mulai dari ban cepat rusak sampai patahnya as roda. Selain sangat berbahaya bagi operator Dump Truck dan sekitarnya, pemasangan dan perawatan ban yang lalai dapat menyebabkan pengeluaran biaya besar karena harga ban Dump Truck cukup tinggi.

    > Baca hal penting untuk memperpanjang umur ban

  7. Bawa Dump Truck untuk periodical service sesuai interval yang telah ditentukan. Perhatikan juga perawatan yang harus dilakukan setelah mencapai angka tertentu dari jenis interval tersebut.

    Periodical service yang disiplin akan menjaga performa Dump Truck tetap baik. Bahkan, Dump Truck dapat mencapai masa/umur maksimal yang direkomendasikan oleh manufaktur.

    > Baca Periodical Service Excavator untuk HM 250

Hal terpenting dari maintenance adalah melakukannya dengan benar dan disiplin secara berkala. Untuk memastikan dan memantau maintenance Dump Truck, Anda dapat memanfaatkan mobile app dan web app dari amtiss yang mendukung proses planning sampai evaluating aktivitas maintenance dan performa alat berat, seperti inspeksi digital, petunjuk maintenance, jadwal dan notifikasi servis, sampai data analitik.

Dapatkan info dan tips menarik lainnya seputar maintenance, alat berat, dan industri pengguna alat berat di Instagram, Facebook, dan LinkedIn amtiss.

Temukan solusi digital untuk maintenance alat berat perusahaan Anda melalui email ke helpdesk@amtiss.com.

Salam Maintenance Masa Kini!

5 Cara Tetap Produktif Selama WFH

1024 645 piyanieta

Virus Corona memiliki tingkat penyebaran yang sangat tinggi dengan tingkat kematian cukup rendah. Namun, permasalahan yang dihadapi adalah kesiapan dalam menangani pasien yang membutuhkan bantuan tenaga dan fasilitas medis yang terbatas.

Usaha “Flattening the Curve” sangat penting dilakukan untuk mencegah meledaknya jumlah pasien sehingga dapat memberikan waktu bagi para tenaga medis dan peneliti untuk menangani pandemi Corona ini. Berbagai cara dilakukan, seperti memberlakukan Social Distancing sampai Work From Home (WFH).

Beberapa perusahaan dari berbagai jenis industri telah menetapkan WFH bagi karyawannya.

Kebijakan WFH pun menimbulkan tantangan baru karena situasi di kantor dan di rumah cukup berbeda. Tidak aneh jika tingkat performa menjadi dipertanyakan selama WFH.

Nah, untuk menghindari turunnya performa kerja Anda selama WFH, amtiss telah merangkum 5 cara untuk Anda tetap produktif selama WFH:


1. Manfaatkan jatah waktu perjalanan Anda ke kantor/site

Kebijakan WFH atau bekerja dengan shift membuat Anda tidak perlu keluar rumah. Waktu yang biasa Anda habiskan di perjalanan dapat Anda manfaatkan untuk berbagai hal positif, loh! Contohnya:

Olahraga di rumah
  • istirahat lebih lama atau meditasi
  • olahraga pagi/sore
  • brainstorming untuk inovasi dalam pekerjaan atau proses bekerja yang lebih efektif
  • berkomunikasi dengan keluarga

Jika Anda melaksanakan kegiatan positif seperti yang disebutkan di atas, mood dan pikiran Anda hari itu dapat menjadi lebih segar dan senang. Saat bekerja di rumah pun, kinerja Anda tidak menurun. Malah, bisa saja Anda semakin produktif!


2. Manfaatkan teknologi dan koneksi internet

Perkembangan teknologi yang sangat pesat didampingi dengan ketersediaan jaringan internet yang semakin luas, dapat menjadi solusi terbaik di tengah pandemi Corona saat ini. Bagaimana tidak? Teknologi dan koneksi internet dapat dimanfaatkan untuk:

a. Komunikasi Internal dan Eksternal

Meeting internal atau dengan klien secara tatap muka sangat tidak mungkin dilakukan saat ini. Namun, berbekal smartphone/laptop dan internet, Anda dapat melakukan conference call dengan praktis tanpa batas ruang.

b. Reporting & Request Maintenance Asset

Meski banyak perusahaan yang memberlakukan WFH pada seluruh karyawan, hal ini berbeda dengan perusahaan kontraktor tambang, konstruksi, perkebunan, dan penerbangan.

amtiss Web App

Alat-alat berat masih beroperasi dan membutuhkan maintenance berkala. Penggantian spare part pun tetap berlangsung meskipun jumlah karyawan di site mungkin tidak sebanyak biasanya. Yang menjadi masalah, approval untuk request maintenance dan spare part dapat menjadi lebih lama terutama jika masih dijalankan secara manual (tanpa sistem).

Dengan memanfaatkan teknologi seperti amtiss, Anda dapat membuat laporan dan request untuk maintenance dan spare part dengan praktis. Approval dari atasan juga tidak “terhambat” karena amtiss merupakan sistem yang terintegrasi antara perangkat mobile di lapangan dan sistem dashboard amtiss. Selain itu, amtiss dapat diakses oleh banyak user sekaligus, mulai dari mekanik dan SPV di lapangan, level manajerial di head office, PIC di warehouse, maupun PIC di workshop.


c. Monitoring Performa Aset dan Mekanik

Mungkin ada beberapa perusahaan yang mengurangi jumlah pekerja di site dalam satu hari (shift). Mungkin ada yang memberlakukan WFH bagi pekerja di branch office dan head office. Namun, jangan biarkan kondisi tersebut mengacaukan jadwal maintenance alat berat dan aset lain perusahaan Anda. Manfaatkan sistem digital yang dapat menunjukkan aktivitas dan performa aset dan mekanik di lapangan.

Dengan sistem digital, perusahaan juga dapat mengetahui dan memberikan reward bagi mekanik yang memiliki performa terbaik sebagai penghargaan. Selain itu, perusahaan juga tetap dapat memperoleh bahan data untuk analisa aset yang memiliki kualitas kinerja paling baik.


3. Maintenance kesehatan lewat ‘bahan bakar baik’

Makanan Sehat

Alat berat membutuhkan oli dan bahan bakar yang berkualitas baik, begitu juga dengan tubuh Anda terutama di tengah pandemi virus saat ini. Berikan perhatian lebih pada asupan gizi Anda sehari-hari. Konsumsi buah dan sayur lebih banyak, serta minum air lebih sering.

Hilangkan kebiasaan buruk yang dapat menurunkan kesehatan Anda. Saat ini dapat menjadi momen terbaik bagi Anda untuk meningkatkan kualitas kesehatan Anda, loh! Ingat, “bahan bakar dan oli” yang baik dapat meningkatkan performa “mesin” Anda. Sebaliknya, “bahan bakar dan oli” yang buruk dapat merusak “mesin”.


4. Pertahankan rutinitas

Meskipun berada di rumah, pertahankan rutinitas Anda seperti ketika harus pergi ke kantor. Tetap bangun pagi dan lakukan kegiatan persiapan ke kantor untuk mencegah munculnya rasa malas agar performa kerja Anda tetap baik. Tunjukkan bahwa lokasi bekerja tidak menjadi halangan bagi Anda untuk tetap produktif.


5. Tetapkan jadwal kerja dan istirahat

Buat jadwal

Buatlah jadwal kapan Anda harus bekerja dan istirahat. Bekerja dari rumah bukan berarti Anda bekerja setiap saat selama di rumah. Namun, hindari juga beristirahat terlalu lama sampai membuat pekerjaan Anda terbengkalai.


WFH dapat menjadi kesempatan Anda untuk lebih memperhatikan diri dengan tetap memberikan performa baik dalam pekerjaan. Yang Anda harus perhatikan adalah niat dan rasa tanggung jawab yang Anda miliki terhadap pekerjaan Anda.

Demikian 5 Cara untuk Tetap Produktif Selama WFH. Semoga tips di atas dapat berguna bagi Anda yang sedang menjalani WFH.

Stay Healthy and Let’s Flattening the Curve!

Salam Maintenance Masa Kini!


Ikuti juga amtiss di Instagram, Linkedin, dan Facebook untuk informasi menarik lainnya – terutama seputar alat berat dan industri pengguna alat berat.

7 Kesalahan yang Memperpendek Umur Ban Dump Truck

1024 645 piyanieta

Saat hauling, Dump Truck biasanya menempuh jarak jauh dari site ke disposal atau port site. Bahkan panjang jalan Hauling batubara di Sumatera Selatan yang dikelola oleh PT Servo Lintas Raya mencapai 113 KM.

Dalam proses hauling, kondisi ban Dump Truck sangat penting untuk memastikan muatan sampai sesuai jadwal. Namun, kesalahan sepele atau kurangnya pengetahuan dapat membuat ban cepat rusak, kemudian memperlambat hauling bahkan memaksa perusahaan mengeluarkan biaya operasional lebih tinggi. Apalagi jika harus mengganti ban Dump Truck dengan yang baru.

Oleh karena itu, amtiss telah merangkum 7 kesalahan yang dapat memperpendek umur ban Dump Truck untuk Anda hindari beserta solusinya:

1. Tekanan Ban Tidak Sesuai

Under-inflation dan over-inflation sangat tidak disarankan! Beban pada Dump Truck sebenarnya diangkut oleh tekanan udara dalam ban. Tekanan udara ini juga yang mempengaruhi luas area permukaan ban yang melakukan kontak dengan permukaan jalan.

Peningkatan panas menyebabkan ban semakin rentan terhadap aus dan goresan. Bahkan, kondisi ban botak yang tidak bisa merendam panas akan meningkatkan potensi ban meledak. Daya traction ban pada permukaan jalan dan rem yang berkurang juga sangat berbahaya bagi operator dan Dump Truck.

Oleh karena itu, periksa maksimum tekanan udara ban yang dianjurkan oleh manufaktur dan pertahankan tekanan udara dalam ban sesuai dengan kapasitas muat dengan pengecekan berkala.


2. Overload

Setiap ban memiliki load index untuk menunjukkan kapasitas angkut sebuah ban. Semakin besar ukuran ban, semakin tinggi juga angka load index.

Jika Anda mengangkut muatan lebih berat dari index, ban dapat mengalami peningkatan panas yang memicu aus dan rusak lebih cepat. Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari overload.


3. Sumbu As Roda (Alignment) Kurang Seimbang

Pemasangan sumbu as roda Dump Truck dan kendaraan lainnya harus benar-benar sesuai dan seimbang, yaitu zero toe dan zero camber. Ketidaksuaian pemasangan akan berakibat pada peningkatan panas dan aus pada ban karena gaya gesek antara permukaan ban dan jalan tidak rata.


4. Jenis Ban Tidak Sesuai

Setiap jenis ban memiliki kemampuan dan kekurangan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi jalan dan muatan. Menggunakan jenis ban yang tidak sesuai akan memperpendek umur ban dan memicu kecelakaan ketika hauling.

Berikut hal yang perlu Anda perhatikan saat memilih jenis ban:

a. Tread pattern mempengaruhi traction, flotation, dan ketahanan terhadap aus, robek, dan panas. Tread pattern pada ban bisa dibedakan menjadi 7 jenis, yaitu Rock Pattern Tread Design, Traction Pattern Tread Design, Block Pattern Tread Design, Rib Pattern Tread Design, Smooth Pattern Tread Design, Highway & Off-road Tread Design, dan Flotation Tread Design.

b. Tyre Construction terdiri dari jenis radial, bias, dan solid. Tyre Construction mempengaruhi tingkat rolling resistance, konsumsi bahan bakar, daya angkut muatan, dan kecepatan berkendara dari ban.

c. TKPH (Tonne Kilometres per Hour) merupakan ukuran kapasitas kerja ban sehingga dapat dijadikan patokan pemilihan ban yang tepat sesuai kebutuhan.
* TKPH tinggi: daya tahan panas lebih baik, namun daya tahan aus ban ini lebih rendah.
* TKPH rendah: daya tahan panas lebih lemah, namun daya tahan aus lebih baik dari TKPH tinggi.

Selalu cek ketiga poin di atas sebelum memilih menggunakan atau membeli jenis ban untuk Dump Truck Anda. Sesuaikan juga jenis ban dengan yang direkomendasikan oleh manufaktur Dump Truck.


5. Terlalu Lama Tidak Dipakai

Telapak ban yang lama tidak dipakai akan menjadi tipis karena mengalami proses oksidasi atau pelapukan. Semakin tipis telapak ban, jarak pengereman akan semakin panjang dan daya cengkraman menurun terutama di permukaan jalan basah atau tergenang. Alat berat pun berpotensi mengalami aquaplaning yang dapat memicu terjadinya kecelakaan.


6. Pengoperasian Kurang Profesional

Gaya pengoperasian Dump Truck sangat berpengaruh pada umur dari ban. Memacu kencang Dump Truck pada jalan yang kasar dapat membuat ban kehilangan cengkraman pada permukaan jalan (bouncing) dan meningkatkan tekanan pada sidewall ban. Menerjang berbagai material yang ada di jalan hauling pun berbahaya karena dapat merusak permukaan ban.

Rem tiba-tiba, cepat, dan kasar yang sering dilakukan juga akan mempercepat aus pada satu area datar (flat spot) ban. Disarankan, Anda mengganti ban yang mengalami flat spot cukup parah dengan ban yang baru untuk keamanan.

Sangat diperlukan standarisasi pengoperasian Dump Truck untuk mencegah ban cepat aus atau rusak. Berikan training dan pengetahuan yang cukup bagi operator Dump Truck Anda.


7. Maintenance Tidak Berkala

Sama seperti part Dump Truck lainnya, ban harus dicek dan diberi maintenance secara berkala. Mulai dari tekanan udara ban, tutup katup ban, sampai telapak ban.

Pastikan tekanan udara ban telah sesuai. Tidak disarankan untuk mengurangi tekanan udara ketika suhu ban panas setelah dioperasikan. Ban yang baru menempuh perjalanan lumrah menjadi lebih panas dari saat idle.

Periksa juga kedalaman telapak ban telah mencapai TWI (Tread Wear Indicator) atau belum. Jika sudah, segera ganti ban Dump Truck dengan yang baru. Ban yang sudah aus memiliki cengkraman yang lemah dan malah berbahaya jika dipakai Dump Truck untuk hauling.


Untuk lebih optimal, Anda dapat memanfaatkan sistem digital untuk standarisasi maintenance ban, spare part lain, dan alat berat lainnya. Sebagai contoh, amtiss maintenance system.

amtiss dapat mendukung Anda menetapkan dan memastikan jadwal service dan standar inspeksi berjalan sesuai dengan plan. Ketika ban rusak dan butuh diganti baru, Anda dapat membuat report dan request melalui mobile app amtiss. Approval untuk request juga berjalan cepat karena menggunakan koneksi internet dan adanya fitur notifikasi untuk PIC terkait.

Proses penggantian ban menjadi lebih cepat, ditambah dengan modul inventory untuk monitor stok ban dan spare part lainnya di gudang. History dari aktivitas ban juga dapat dipantau dan dianalisa karena amtiss mendukung automasi data analytics sebagai pertimbangan Anda menyusun strategi bisnis dan operasional yang lebih baik.


Dengan menghindari 7 kesalahan yang dapat memperpendek umur ban Dump Truck di atas, Anda dapat meminimalkan biaya operasional dan maintenance, memperpanjang umur ban, dan memastikan produksi berjalan sesuai target.

Jika Anda tertarik untuk mencoba solusi digital dari amtiss dalam meningkatkan kualitas maintenance ban, Dump Truck, dan alat berat lain di perusahaan Anda, segera hubungi tim amtiss dan dapatkan FREE DEMO sekarang juga!

Ikuti amtiss di Instagram, Facebook, dan LinkedIn untuk informasi menarik lainnya seputar alat berat, maintenance, dan industri pengguna alat berat.


Salam Maintenance Masa Kini!

Harga Batubara dan Mineral Masih Fluktuatif di Maret 2020

1024 645 piyanieta

Pandemi virus Corona atau COVID-19 turut mempengaruhi harga acuan batubara dan mineral bulan Maret 2020 yang telah ditetapkan oleh Arifin Tasrif selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Kepmen Nomor 69.k/30/MEM/2020.


Harga Acuan Batubara Maret

Harga acuan batubara Maret mengalami kenaikan sebesar 0,2% dari 66,89/ton menjadi 67,08/ton. Kepala Biro Komunikasi-Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM, Agung Pribadi mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini dipengaruhi oleh permintaan batubara yang meningkat di Jepang, India, dan Cina tidak diimbangi dengan pasokan batubara.

Cina yang merupakan salah satu produsen batubara terbesar di dunia masih belum beroperasi optimal sejak libur tahun baru Imlek yang diperpanjang karena wabah virus Corona. Persediaan batubara pun semakin menipis sejak bulan Februari lalu.


Harga Acuan Mineral Maret

Mineral emas pun semakin melonjak sampai hari ini. Pandemi virus Corona yang melemahkan sektor ekonomi global mendorong minat terhadap logam mulia meningkat secara konsisten. Harga acuan emas bulan Maret mencapai 1.571,59/ton, naik 2,3% dari bulan lalu.

Sebaliknya, mineral perak, tembaga, dan nikel malah mengalami penurunan harga acuan.


Isu bagi Para Pelaku Industri Tambang

Di tengah harga acuan yang fluktuatif, pelaku industri tambang tampaknya harus memikirkan strategi yang lebih efektif sebagai langkah antisipasi. Terutama karena ketidakpastian waktu perekonomian dan keadaan dunia pulih dari pandemi virus Corona.

Optimasi produksi dengan tingkat downtime atau breakdown alat berat yang rendah dapat menjadi jalan keluar pilihan untuk menjaga kualitas dan kuantitas produksi dengan biaya yang lebih minim. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan efisiensi maintenance dan manajemen alat berat dan para mekanik di lapangan.


Solusi: Optimasi dengan Mobile App

Proses maintenance dan manajemen alat berat manual biasanya memakan waktu lama dan data yang dikumpulkan tidak terlalu lengkap. Sebagai contoh, approval untuk request spare part dapat memakan waktu lama karena melewati proses report manual di atas kertas yang kemudian diinput ke sistem/via email, kemudian menunggu approval dari PIC bersangkutan. Durasi downtime alat pun menjadi lebih lama.

Jauh berbeda ketika menggunakan mobile app, seperti amtiss. Report yang dibuat secara digital menggunakan mobile app akan langsung terunggah di sistem. PIC approval akan langsung menerima notifikasi dan bisa memberikan approval secepat mungkin agar report berubah menjadi WO. PIC juga dapat langsung memberikan perintah WO pada mekanik tertentu. Mekanik pun akan mendapatkan notifikasi WO.

Selain itu, fitur report dalam amtiss mobile app mendukung adanya kelengkapan data report berupa foto, tag lokasi, dan deksripsi. Data-data yang telah diinput otomatis menjadi sumber data analitik yang dapat digunakan untuk perencanaan biaya dan strategi bisnis yang lebih efektif.

Anda dapat mengetahui penggunaan spare part terbanyak, aset apa yang lebih produktif dengan tingkat downtime rendah, sampai mekanik yang paling banyak menyelesaikan WO melalui satu sistem: amtiss.

Segera melangkah ke optimasi maintenance alat berat Anda dan pangkas biaya yang tidak dibutuhkan dengan hasil yang lebih maksimal! Dapatkan FREE DEMO amtiss dan rasakan pengalaman digitalisasi menggunakan perangkat mobile!

Kunjungi juga media sosial amtiss di Instagram, LinkedIn, dan Facebook serta subscribe newsletter amtiss untuk informasi menarik lainnya seputar alat berat, maintenance, dan industri pengguna alat berat!

Salam Maintenance Masa Kini!

8 Langkah Wajib Mencegah Downtime Excavator di Musim Hujan

1024 645 piyanieta
jalan basah musim hujan

Curah hujan tinggi selalu menjadi tantangan untuk alat berat yang mayoritas dioperasikan di area terbuka, termasuk excavator. Selain mempersulit kondisi lapangan, hujan juga dapat menimbulkan karat pada bagian excavator karena adanya proses oksidasi antara logam dengan air hujan. Bahkan, mesin berpotensi rusak lebih cepat dan berakhir pada downtime alat sebelum waktunya.

Salah satu cara efektif untuk mengatasi masalah dari musim hujan adalah dengan menambah frekuensi dan fokus pada aktivitas maintenance. Lalu, apa saja hal yang harus diperhatikan dan dilakukan untuk menjaga performa dan memperpanjang umur excavator di musim hujan?

Berikut adalah 8 hal penting yang wajib dilakukan untuk mencegah downtime excavator ketika musim hujan:

1. “Mandi” lebih sering

excavator hujan

Perlu diperhatikan bahwa “mandi hujan” tidak akan membersihkan excavator Anda, tetapi akan mengikis cat lebih cepat dan menimbulkan karat pada beberapa bagian berbahan logam di excavator.

Lumpur dan kotoran lain yang melekat pada badan excavator juga dapat mengurangi performa bahkan memicu kerusakan mesin. Misalnya, oil seal pada bagian cylinder excavator yang kotor menjadi tidak berfungsi maksimal bahkan dapat menyebabkan kebocoran oli.

Oleh karena itu, selalu bersihkan excavator secara menyeluruh setelah beroperasi di bawah guyuran hujan. Pastikan tidak ada air hujan dan kotoran tersisa yang menempel pada semua bagian dari excavator.


2. Perhatian lebih untuk Undercarriage

Berikan perhatian lebih dan selalu bersihkan undercarriage excavator setelah dioperasikan di lingkungan yang basah, becek, atau tergenang air. Mengapa?

undercarriage berlumpur

Air hujan membawa berbagai kotoran yang dapat melekat pada undercarriage, terutama di lapangan tambang dan konstruksi yang ‘keras’. Lumpur, pasir, debu, dan lainnya dapat menyebabkan undercarriage berkarat atau longgar. Selain merusak excavator, hal ini juga membahayakan operator bersangkutan dan orang di sekitarnya.

(tips maintenance undercarriage)


3. Gunakan Cat & Wax sebagai lapisan pelindung

Cat melapisi permukaan logam pada excavator sehingga tidak bersentuhan langsung dengan udara, kotoran, dan air hujan. Namun, cat dapat terkikis oleh hujan yang bersifat asam sehingga membuka kesempatan air hujan ‘masuk’ dan menimbulkan karat. Karat yang bersifat korosif akan melemahkan logam sehingga mudah retak atau patah.

Untuk mengatasi hal ini, Anda dapat mengganti cat dan memberikan wax sebagai lapisan tambahan untuk melindungi cat dan excavator. Terdengar seperti pengeluaran tambahan? Tidak. Ini adalah salah satu ‘investasi’ Anda untuk mencegah repair dan penggantian spare part sebelum waktunya.


4. Cek Filter Udara, Bahan Bakar, dan Oli

fuel filter excavator

Selalu cek apakah air hujan masuk ke dalam filter udara, bahan bakar, dan oli. Air hujan yang melewati filter udara dan bahan bakar dapat menyebabkan masalah pembakaran karena:

  • Air yang menerobos filter udara akan mengurangi jumlah asupan udara ke mesin.
  • Kontaminasi air hujan pada bahan bakar dapat menyumbat aliran dan mengacaukan pompa bahan bakar sehingga menyebabkan mesin tersendat atau mati tiba-tiba.

Dalam waktu singkat, air hujan dapat menyebabkan kerusakan mesin excavator dari dalam.

aerasi

Selain itu, air hujan yang mengontaminasi oli akan membentuk emulsi kental yang berbahaya bagi sistem mekanis karena dapat menimbulkan kerapuhan atau patahan pada logam, korosi, kontaminasi mikrobiologi, sampai aerasi. Air juga akan merusak bahan aditif dari oli dan mengubahnya menjadi larutan asam yang korosif.


5. Tingkatkan frekuensi pemberian Pelumas

Air dapat membuat pelumas cepat pudar/terhapus dari permukaan yang diaplikasikan. Padahal pelumas memiliki peran penting pada sistem gerak excavator. Tingkatkan frekuensi pemberian pelumas, terutama pada bagian sendi atau bagian yang melakukan kontak langsung dengan air hujan (atau air banjir).

Anda dapat menggunakan sistem autolube untuk memastikan pelumasan yang lebih konsisten. Sangat disarankan juga untuk menggunakan pelumas yang memiliki perlindungan karat/korosi agar lebih tahan terhadap kotoran dan serpihan korosif lain yang terbawa oleh air hujan.


6. Cek Terminal sebelum menyalakan mesin

Hujan dapat menyebabkan excavator sulit dinyalakan karena sistem pembakaran atau terminal mesin lembab dan kemungkinan mengalami korslet. Selalu sediakan kain atau koran kering untuk mengeringkan kabel dan terminal. Nyalakan mesin ketika terminal sudah benar-benar kering.


7. Segera urus Parts berkarat/rusak

spare part berkarat

Seperti yang sudah dijelaskan, air hujan dapat menyebabkan karat bahkan patahan pada logam penyusun badan excavator. Jika Anda menemukan tanda karat sekecil apapun, segera beri penanganan sebelum karat menyebar.

Patahan kecil juga tidak boleh luput dari perhatian. Segera ganti parts yang perlu diganti untuk menjaga kinerja excavator dan mencegah kerusakan yang lebih besar nantinya. Biaya untuk mengganti parts tentu jauh lebih murah daripada mengganti excavator rusak dengan yang baru.

karat

Anda dapat menggunakan amtiss mobile app untuk melaporkan parts yang patah/rusak, mengecek stok spare part di warehouse, dan melakukan request spare part secara real time. Selain praktis, proses approval untuk request spare part dapat berlangsung lebih cepat karena amtiss mobile app menghubungkan antara pengguna (mekanik/operator) di lapangan, kantor pusat, warehouse, dan workshop.


8. Ikuti prosedur yang disarankan

amtiss mobile app free demo

Selalu ikuti prosedur yang berlaku dari perusahaan dan manufaktur excavator. Jika perusahaan Anda telah menggunakan amtiss mobile app, Anda dan mekanik/operator di lapangan dapat mengakses panduan-panduan penting untuk maintenance excavator dan alat berat lainnya melalui perangkat mobile masing-masing (smartphone dan tablet). Dibekali dengan fitur Offline, amtiss mobile app tetap dapat digunakan pada area tambang yang biasanya di luar jangkauan sinyal.



Selain melaksanakan 8 poin di atas, lakukan juga prosedur inspeksi dan maintenance excavator seperti biasa untuk menunjang kesehatan excavator Anda di musim hujan. Pastikan selalu membuat laporan inspeksi yang komprehensif, misalnya dengan memanfaatkan amtiss mobile app untuk membuat laporan yang disertai dengan bukti foto dan/atau keterangan tambahan.

Anda dapat mencoba pengalaman digitalisasi maintenance dan manajemen excavator dan aset lainnya di perusahaan secara Gratis! amtiss menyediakan FREE DEMO untuk perusahaan yang memiliki aset berupa alat berat, termasuk yang bergerak di industri kontraktor tambang, konstruksi, perkebunan, rental, dan lainnya.

Tekan di sini untuk mendapatkan FREE DEMO. Atau hubungi tim amtiss untuk konsultasi lebih lanjut tentang solusi digital maintenance alat berat yang cocok untuk Anda.

Dapatkan informasi terkait alat berat, maintenance, dan industri alat berat lainnya dengan subscribe newsletter amtiss atau ikuti amtiss di Instagram, LinkedIn, dan Facebook.

Salam Maintenance Masa Kini!

5 Kesalahan Pemeliharan Sistem Hidrolik Alat Berat yang Bisa Berakibat Fatal

1024 645 piyanieta

Mayoritas alat berat saat ini menggunakan sistem hidrolik karena memiliki berbagai keunggulan dibanding sistem lainnya. Sistem hidrolik mampu menghasikan tenaga lebih besar dengan komponen minimum, kontrol arah dan gerakan alat lebih mudah, getaran gerakan minimum, presisi gerakan tinggi, fleksibilitas, dan tahan lama.

Sama seperti komponen alat berat lain, pemeliharaan (maintenance) yang buruk atau lalai dapat menyebabkan sistem hidrolik tidak beroperasi dengan baik dan mengakibatkan kebocoran bahkan kerusakan pada mesin secara keseluruhan (downtime). Kadang, masalah pada sistem hidrolik disebabkan oleh kesalahan kecil yang bahkan tidak disadari.

Oleh karena itu, amtiss telah merangkum 5 kesalahan maintenance sistem hidrolik yang mungkin Anda lakukan tanpa sadar namun berakibat fatal, disertai dengan solusinya:

Excavator dengan Sistem Hidrolik
Sistem Hidrolik pada Excavator

1. Pengaturan Tekanan Hidrolik

Kenop pada pompa dan katup hidrolik menjadi bagian yang dicek dan diatur ulang ketika mesin bermasalah. Biasanya, tekanan diatur ke tingkat tertinggi dengan anggapan dapat mempercepat operasi mesin. Anggapan ini jelas-jelas SALAH!

Pengaturan tekanan yang tidak sesuai dapat mengakibatkan shock bahkan kerusakan pada sistem hidrolik. Hal ini terjadi karena tekanan yang terlalu tinggi akan mendorong banyak komponen internal pompa, memperparah dan mempercepat keausan pada komponen. Oleh karena itu, patuhi tingkat tekanan sistem hidrolik yang direkomendasikan.


2. Pressure Gauge Sistem Hidrolik

Pressure Gauge Hidrolik
Pressure Gauge

Pressure gauge atau alat ukur tekanan seringkali diletakkan di samping pompa dari katup pengecekan (check valve), bukan di dekat akumulator. Ketika pompa dimatikan, pressure gauge akan menunjukkan angka 0 bersamaan dengan pengaliran oli ke tangki melalui pompa hidrolik internal.

Hal ini menyebabkan operator/mekanik salah sangka bahwa tekanan berada di angka 0, padahal cairan bertekanan dalam akumulator sedang dilepaskan. Oleh karena itu, sebaiknya pressure gauge dipasang di samping akumulator.


3. Skema Hidrolik untuk Troubleshoot Mesin

Skema Sistem Hidrolik
Skema Hidrolik

Troubleshoot (pemecahan masalah) pada mesin dapat dilakukan lebih cepat dan mudah jika menguasai skema (bagan) sistem hidrolik. Namun pada beberapa kasus, tidak semua mekanik/operator bahkan supervisor menguasai skema hidrolik dengan baik. Skema ini sebenarnya tercantum dalam buku manual dari manufaktur mesin, tetapi akan sangat memakan waktu untuk mencari buku manual dan menemukan halaman penjelasan tentang skema ini. Padahal semakin lama downtime mesin, semakin besar juga kerugian operasional perusahaan.

Saat ini, skema hidrolik dan berbagai panduan dari buku manual alat berat dapat diakses menggunakan perangkat mobile, seperti smartphone dan tablet berbasis android. amtiss mobile app, sebuah aplikasi mobile dengan berbagai fitur yang mendukung efisiensi dan optimalitas kegiatan maintenance dan manajemen aset berupa alat berat. Selain memungkinkan mekanik/operator/spv mengakses berbagai panduan tentang alat berat, amtiss mobile app juga mendukung aktivitas perencanaan, eksekusi, sampai pelaporan kegiatan maintenance alat berat.

Manfaatkan amtiss mobile app dan berikan pelatihan yang cukup bagi mekanik/operator/spv tentang sistem hidrolik pada alat berat untuk memperpendek durasi troubleshoot mesin.


4. Reservoir dan Suction Strainer

Reservoir biasanya berada pada nomor sekian yang diperhatikan dibanding sistem filter. Padahal, reservoir harus dibersihkan secara berkala paling sedikit 1x dalam setahun untuk mencegah timbulnya endapan kotoran tebal di dasar tank oli. Reservoir yang kotor akan mengubah fungsinya sebagai penghilang panas oli menjadi inkubator panas.

Suction strainer (saringan hisap) yang terdapat pada kebanyakan reservoir juga harus dibersihkan dengan teknik blowing air dari dalam ke luar. Setidaknya, bersihkan 1x setahun agar strainer tidak tersumbat dan menyebabkan kavitasi pompa.


5. Komponen Pengganti

Komponen Sistem Hidrolik
Komponen Hidrolik

Mengganti komponen sudah menjadi hal biasa dilakukan secara berkala atau ketika mesin bermasalah. Perlu diperhatikan bahwa komponen atau spare part yang serupa belum tentu benar-benar sama. Selalu perhatikan kode dari setiap komponen karena bisa saja terlihat serupa. tetapi tidak berfungsi di sistem hidrolik alat berat tertentu.

Untuk mengecek ketersediaan komponen, Anda dapat memanfaatkan amtiss mobile app yang terhubung dengan sistem antara lapangan operasional, kantor pusat, workshop, dan gudang. Anda juga dapat langsung melakukan request spare part dengan praktis melalui perangkat mobile, tanpa perlu melewati proses dokumen kertas yang rumit dan memakan waktu lama.


Dengan memperhatikan 5 poin di atas, Anda dapat mengurangi downtime alat berat dan mendapatkan performa produksi yang lebih baik. Kesalahan kecil atau sepele dapat mengakibatkan kerusakan yang fatal. Anda juga dapat menggunakan solusi digital dari amtiss untuk mendukung dan menjamin efisiensi kegiatan maintenance sistem hidrolik dan alat berat secara keseluruhan.

Dapatkan FREE DEMO amtiss atau hubungi tim amtiss untuk konsultasi lebih lanjut tentang solusi digital terbaik bagi manajemen dan maintenance aset Anda.

Ikuti amtiss di Instagram, Facebook, dan LinkedIn untuk informasi menarik lainnya seputar alat berat, maintenance, dan industri pengguna alat berat.

Salam Maintenance Masa Kini!


Sumber:
https://www.machinerylubrication.com/Read/30557/hydraulic-mistakes-solutions
https://www.flowcontrolnetwork.com/pumps-motors-drives/article/15553254/qa-pump-cavitation-diagnosis-and-control