Digitalisasi Asset Management Gapura Angkasa

600 335 s. amaliya halim

Gapura Angkasa merupakan perusahaan yang dibentuk oleh PT Garuda Indonesia, Angkasa Pura II, dan Angkasa Pura I. Perusahaan ini dibuat khusus untuk menangani jasa ground handling dan kegiatan lainnya yang mendukung usaha penerbangan pesawat. Adapun aset yang dimiliki berupa aset tetap untuk operasional perusahaan dan asset extra compatible sebagai aset penunjang.

Dalam mengelola aset, Gapura fokus kepada pengendalian proses penerimaan, pengelolaan administrasi, pemeliharaan & perawatan, pencatatan & pelaporan atas seluruh aset tetap.

Dijelaskan oleh Bapak Taufik sebagai Asset & Corp Risk Management, bahwa selama ini usaha yang telah dilakukan adalah dengan mengingatkan kembali para pegawai untuk bekerja sesuai prosedur agar tidak terjadi kesalahan laporan. Namun tetap saja angka risiko human error-nya tinggi karena prosesnya masih manual. Hal tersebut diakui sangat mempengaruhi performa asset management dalam pelaporan aset perusahaan.

Kemudian Gapura Angkasa melakukan digitalisasi manajemen aset menggunakan amtiss, untuk merubah sistem manajemen seluruh aset yang tersebar di banyak daerah. Pendataan dan rekam jejak aset kini bisa di update kapan pun secara detil, juga diakses oleh pihak-pihak yang ditentukan. “Pengaruhnya sangat besar, terutama pada saat audit dan laporan bulanan yang dikirim ke kantor pusat. amtiss memudahkan pelaksana untuk mengerjakan/menginput data aset tetap”, jelas Bapak Taufik selaku admin user amtiss untuk Gapura Angkasa.

Diakui pro dan kontra perubahaan sistem manual ke digital pasti ada, namun bisa diatasi seiring berjalannya sistem dan dirasakan manfaatnya. Setelah asset manajemen telah digunakan, Gapura Angkasa mempercayakan amtiss untuk fitur yang lebih kompleks lagi yaitu Warehouse/Inventory Management untuk aset-aset yang membutuhkan maintenance dan berpindah-pindah lokasi, juga pelaporan digital operasional untuk mendapatkan data analitik yang menjadi bahan pertimbangan manajemen.