10 Batu Permata Terlangka di Dunia

Semakin langka barang, semakin eksklusif juga nilainya. Berikut 10 batu permata terlangka di dunia :

painite-stone-500x500

Painite

Painite adalah mineral langka di mana hanya dua kristal yang diketahui keberadaannya dalam beberapa dekade. Pertama kali ditemukan di Myanmar oleh ahli mineral dan penjual permata, Arthur C.D Pain tahun 1950-an. Batu ini terbuat dari aluminium, kalsium, boron, zirkonium, dan oksigen. Painite memiliki warna jingga-kemerahan sampai merah-kecoklatan yang menyerupai topaz, dan memiliki bentuk natural hexagonal (segi enam). Sampai 2004, hanya dua batu yang pernah dipulas menjadi permata faceted.

 

alexandrite stone

Alexandrite

Alexandrite memiliki kemampuan berubah warna saat berada di bawah sinar berbeda, berasa dari kombinasi langka antara mineral titanium, besi, dan kromium. Batu berubah menjadi hijau-kebiruan di bawah sinar matahari dan merah-keunguan di bawah lampu. Nama batu ini diambil dari seorang emansipator budak Rusia, Czar Alexander 2. Batu ini ditemukan pertama kali di Gunung Ural, Rusia pada 1830-an dan dapat ditemui di Brazil, India, Madagaskar, dan Sri Lanka.

 

taaffeite-hero

Taaffeite

Nama mineral ini diambil dari penemunya, seorang ahli permata Bohemian-Irlandia, Richard Taaffe. Merupakan satu-satunya permata yang diidentifikasi dari bentuk segi (faceted). Batu ini mengandung berilium, magnesium, dan aluminium yang membuatnya menjadi batu pertama yang mengandung berilium dan magenesium sebagai komponen utama. Batu ini dapat ditemukan di Sri Lanka, Tanzania, dan Cina.

 

jade palmstone cplmjdn3

Jadeite

Umumnya ditemukan dalam jumlah terbatas. Namanya diambil dari frasa Spanyol “piedra de ijada” (batu samping). Batu jade dengan warna hijau terang merupakan batu yang paling berharga. Batu hijau ini dikenal sebagai Imperial Jade. Pada tahun 1997, pelelangan Christie menjual batu ini dalam bentuk kalung dengan harga mendekati 10 juta USD. Warna dari batu sangat dipengaruhi oleh keberadaan beberapa jejak unsur : kromium dan besi. Batu ini dapat ditemukan di California, US, Myanmar, Selandia Baru, Guatemala, dan Jepang.

 

red-beryl_bixbite_crystal

Red Beryl

Awalnya dikenal sebagai “bixbite”, “permata merah”, atau “permata kirmizi”. Hanya ada satu produksi komersial red beryl yang diketahui di dunia yang terletak di tambang Ruby Violet, Gunung Wah Wah, Kota Beaver, Utah. Tambang ini ditemukan pada tahun 1958 oleh Lamar Hodges saat dia mencari uranium.

 

black opal

Black Opal

Opal merupakan batu permata nasional Autstralia dan batu yang berwarna hitam merupakan yang paling langka dan berharga. Selain di Australia, batu hitam ini dapat juga ditemukan di Virgin Valley, Nevada. Opal api hitam merupakan permata resmi negara ini.

 

grandidierite-1000

Grandidierite

Grandidierite pertama ditemukan tahun 1902 di Madagaskar Selatan dan mengambil nama penjelajah Prancis – Alfred Grandidier yang mempelajari sejarah natural Madagascar. Mineral dengan warna hijau kebiruan ini dapat memancarkan cahaya biru, hijau, dan putih.

 

benitoite

Benitoite

Batu ini pertama dideskripsikan tahun 1907 oleh George D. Louderback yang menamainya benitoite karena keberadaannya yang dekat Sungai San Benito di San Benito, California. Saat permata yang berwarna biru sampai ungu ini diletakkan di bawah sinar UV, akan terpancar sinar biru kapur.

 

tanzanite-hero

Tanzanite

Batu biru keunguan ini dapat ditemukan di kaki bukit Gunung Kilimanjaro, Tanzania Utara. Pertama kali ditemukan oleh Manuel d’Souza di  Merelani Hills, wilayah Manyara, Tanzania Utara pada tahun 1967. Permata ini dikenal karena trikomismenya yang kuat, dengan penampakan yang alternatif biru, ungu, dan burgundy terganutng dari orientasi kristalnya. Batu ini juga dapat terlihat berbeda di bawah kondisi pencahayaan berbeda. Tanzanite kemungkinan dapat ditambang dalam 20-30 tahun, yang membuatnya sangat langka dan tentunya mahal.

 

poudreteitte

Poudretteite

Batu ini pertama kali ditemukan tahun 1960-an di Pudrette quarry, Mont Saint Hilaire, Quebec, Kanada. Namanya diambil dari nama keluarga Poudrette yang mengoperasikan tambang di lokasi batu tersebut ditemukan.

 

Source : http://www.miningglobal.com/