{:en}Indonesia’s new mining rules to improve the economy in 2017{:}{:id}Revisi regulasi pertambangan di awal 2017{:}

864 486 founder

{:en}Indonesian government has issued a new regulation that will allow miners to export as long as they show progress toward building smelters in a five-year period. Investors and analysts had expected Indonesia to continue allowing exports of mineral concentrates, but the government surprised markets by allowing limited amounts of nickel ore and bauxite.

Energy and Mineral Resources Minister Ignasius Jonan said the new rules were aimed at improving the economy and creating jobs. The restrictions had hit exports and revenues from mining.

The development will come as some relief to China—the world’s largest metals producer—as Indonesia was the largest supplier of nickel ore and bauxite before the ban imposed three years ago.

Indonesia imposed the ban in 2014 but allowed concessions for some exports of mineral concentrates, such as copper, following protests from miners. Those concessions expired on Wednesday.

you can read the full report here 

 {:}{:id}Pemerintahan presiden Joko Widodo baru saja mengeluarkan revisi peraturan pertambangan yang sudah lama ditunggu tunggu berbagai kalangan, terutama para pebisnis dengan tujuan yang paling utama adalah untuk meningkatkan terciptanya penerimaan negara, mendukung atau mempertahankan pertumbuhan ekonomi di daerah yang ada pertambangannya dan nasional serta menjaga iklim investasi yang kondusif.

Poin penting dalam PP ini adalah perubahan ketentuan tentang divestasi saham sampai dengan 51% secara bertahap. Dengan diterapkannya PP ini maka semua pemegang KK (Kontrak Karya) dan IUPK (Izin Usaha Pertambangan Khusus), wajib tunduk kepada UU Nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba.

Divestasi saham hingga 51% ini dilakukan secara bertahap dalam jangka waktu 10 tahun sejak berproduksi. Jadi nantinya tambang yang ada kepemilikan saham mayoritas, akan dikuasai oleh negara, atau paling tidak melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Diterapkannya aturan baru tersebut  bertujuan diantaranya agar adanya peningkatan penerimaan negara dan terciptanya lapangan kerja untuk rakyat

 {:}

AUTHOR

founder

All stories by: founder