Memangkas Total Jam Kerja di Lapangan dengan Teknologi

1024 567 s. amaliya halim

sources: unsplash

Dalam industri pertambangan, konstruksi, ataupun semacamnya yang memiliki proyek di beberapa area tertentu, jelas butuh usaha lebih untuk mengontrol pekerjaan di lapangan. Bagi manajerial level, data hasil laporan tim di lapangan sangatlah penting sebagai bahan pengambilan keputusan. Semakin kaya data, akan memudahkan manajemen untuk mengambil keputusan. Semakin akurat data, akan semakin tepat manajemen dalam mengambil keputusan. Dan semakin cepat data didapat, akan semakin semakin cepat juga manajemen dalam memutuskan. Ini menggambarkan bagaimana kualitas keputusan bergantung pada data yang diperoleh. Sehingga penting sekali mendapatkan laporan yang akurat dan cepat.

Untuk hal itu, dibutuhkan sistem yang dapat membantu tim di lapangan untuk melaporkan kondisi di lapangan kepada managerial level. Seperti amtiss yang membantu perusahaan terutama tim di lapangan untuk meningkatkan efisiensi kerja. Dengan melakukan digitalisasi proses kerja, amtiss menggantikan fungsi kertas yang biasanya digunakan para mekanik. Melalui digital inspection, para mekanik dapat melaporkan kondisi alat, status pekerjaan, dan lainnya dengan lebih akurat karena lokasi, waktu, PIC, pekerjaannya, semua terekam. Adapun hal tersebut memangkas waktu yang dibutuhkan para mekanik untuk input seluruh laporan yang di kertas tadi, secara manual ke komputer untuk dimasukan ke dalam sistem.

Dibuktikan oleh beberapa perusahaan besar di dalam atau pun luar Indonesia, penggunaan amtiss sebagai sistem di lapangan mengurangi total jam kerja mekanik untuk sebuah pekerjaan. Artinya, lebih banyak pekerjaan yang bisa diselesaikan oleh mekanik dalam satu hari. Lebih cepat pula sisi manajerial mendapatkan laporan, sehingga menghindari keterlambatan pengambilan keputusan.