Mudah Identifikasi Aset dengan Scan Barcode

1000 540 s. amaliya halim

Cara lama untuk membuat laporan

Dalam mengelola aset perusahaan terutama alat-alat berat yang menjadi kunci operasional perusahaan, banyak hal yang harus diperhatikan. Seperti pengecekan harian kondisi unit, pemeliharaan secara berkala, pengecekan konsumsi bahan bakar, dan lainnya. Semua diharapkan sesuai dengan waktunya, baik pengecekannya maupun pelaporannya. Pelaporan tidak kalah penting dengan pengecekannya. Misalnya pelaporan akan kondisi unit yang akan ataupun sedang rusak, jika terlambat, respon dan penanganannya pun nanti akan terlambat. Sehingga akan mengganggu kegiatan operasional pastinya.

Sering kali, masalah di lapangan adalah kurang efisiennya tim di lapangan dalam melaporkan keadaan unit. Laporan dengan cara konvensional membuat tingginya risiko kesalahan dalam melaporkan. Seperti misalnya detail aset, bagian aset yang rusak, dan lainnya. Sehingga tidak jarang tanggapan atau solusi yang diberikan pun tidak sesuai. Misalnya, akibat laporan kerusakan tidak valid, spesialis mekanik yang datang tidak sesuai dengan kerusakannya. Atau karena risiko human error yang tinggi, data aset yang dimasukan dalam laporan kerusakan salah, sehingga mekanik keliru dengan aset yang dimaksud.

Melalui amtiss, perusahaan dapat melakukan digitalisasi data aset dan penggunaan mobile app yang membuat setiap asetnya mudah terekam dan diperbarui datanya. Kemudian melalui mobile app tadi operator di lapangan dapat memberikan laporan dengan lebih mudah, terutama pada aset yang sudah memiliki barcode. Operator dapat menggunakan barcode scanner untuk mengidentifikasi aset yang dimaksud, sehingga keluar detail dan record aset tadi. Dari situ operator dapat membuat laporan kerusakan pada e-form yang tersedia, serta verifikasi foto dan geo tagging untuk lebih akurat. Dengan memberikan sistem untuk pelaporan yang akurat dan cepat, manajerial dapat memutuskan dengan cepat dan tepat.