Pekerjaan di Lapangan Mudah Dilaporkan dan Cepat Responnya

1024 512 s. amaliya halim

Dalam kegiatan operasional di lapangan ada beberapa hal yang dapat menghambat kegiatan produksi secara langsung. Salah satunya adalah kerusakan alat yang digunakan. Hal ini sebenarnya dapat dihindari dengan pemeliharaan secara berkala dan pengecekan kondisi alat setiap hari sehingga bisa mendeteksi sejak dini kemungkinan kerusakan alat. Namun hal tersebut belum bisa efisien, jika sistem pelaporannya masih manual dan membutuhkan waktu yang lama.

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah disiplin dalam melakukan pelaporan dan pengecekan. Yang kedua adalah mengubah sistem pelaporan dan pengecekan tersebut. Pengecekan yang selama ini dilakukan secara manual, tanpa disadari menjadi faktor lambatnya laporan diterima oleh level manajerial sehingga respon yang dibutuhkan pun menjadi lebih lama didapat. Sering kali kasusnya adalah, laporan dan inspeksi harian yang telah dikerjakan tidak langsung diterima oleh level manajerial. Hal tersebut karena lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan inspeksi, mengumpulkan inspeksi dengan inspeksi-inspeksi lain, dan pengantaran dokumen laporan tersebut ke kantor manajerial.

Untuk menghindari hal tersebut, beberapa perusahaan berinovasi dengan menggunakan sebuah sistem untuk merubah inspeksi kertas tadi menjadi digital. Semua pelaporan dikerjakan menggunakan mobile app, kemudian submit setiap laporannya, dan saat itu juga level manajerial dapat menerima laporan pekerjaan tim di lapangan. Bayangkan betapa mudahnya melaporkan kerusakan dengan sistem. Laporkan, validasi dengan foto, dan upload. Laporan diterima oleh level manajerial dan bisa ditindak lanjuti segera.