Tips Lakukan Perawatan Untuk Mesin Besar

1024 576 s. amaliya halim

Demi kelangsungan hidup mesin, terutama mesin-mesin besar, pemeliharaan preverntif dan teratur sangat penting. Pertambangan dan pertanian adalah contoh industri global yang sangat bergantu pada mesin-mesin besar. Proses operasional industri tersebut tidak akan berjalan tanpa adanya alat-alat berat.

Manfaat Pemeliharaan

 

Sources: unsplash

Pemeliharaan preventif mempertahankan nilai peralatan. Menjaga mesin dalam keadaan baik, memperpanjang hidup peralatan serta menjaga operator tetap aman. Selain itu juga menjamin ketersediaan mesin.

 

Deteksi masalah sejak dini memungkinkan perbaikan yang harus dilakukan sebelum situasi memburuk. Mesin yang tidak perlu dioperasikan secara manual untuk melakukan perbaikan akan menghindari gangguan produksi. Pemeriksaan secara rutin dan analisis dapat digunakan untuk memprediksi dan mencegah kegagalan komponen yang dapat menimbulkan bahaya keamanan dan kerusakan mesin.

Berikut beberapa tips untuk melakukan pemeliharaan terhadap mesin besar:

1. Buat catatan harian terhadap penggunaan mesin dan awasi operasinya

Penggunaan dan kerusakan yang terjadi pada mesin besar sering diperburuk oleh penanganan yang tidak tepat atau keterampilan yang tidak memadai. Dengan membuat catatan penggunaan mesin dan memantau aktivitas operasionalnya sehari-hari dapat membantu menentukan kapan dan di mana mesin digunakan oleh operator yang terampil. Cara untuk mengawasi operasi mesin adalah melalui GPS. Perangkat melacak gerakan dan mencatatnya dalam catatan digital, dengan demikian masalah dapat diketahui lebih awal, dan kerusakan dapat dicegah.

2. Mematuhi jadwal pemeliharaan yang sudah ditentukan

Adanya komponen mesin yang tidak berfungsi optimal akibat pemakain memang tidak bisa dihindari. Untuk itu, cobalah mengganti setiap komponen sesuai jadwal yang sudah dibuat. Dan bagian yang mengurusi penggantian ini harus dilakukan oleh teknisi yang berpengetahuan. Log pemeliharaan juga harus disimpan untuk memastikan pemeriksaan rutin dan kepatuhan dapat diukur.

3. Frekuensi lumasi dan kebersihan

Menggunakan alat berat membutuhkan perawatan harian. Beberapa komponen, terutama bagian yang bergerak dalam mesin, harus sering dilumasi. Komponen lainnya, seperti lift hidrolik dan bantalan, harus dipantau dan dilumasi pada tahap awal dibutuhkan. Kontaminasi dapat menyebabkan kerusakan mesin. Air adalah sumber utama korosi dan pelumasan mencegah korosi.

4. Melakukan pemeriksaan dan pemantauan komponen

Sebuah jadwal pemeliharaan yang direncanakan dapat memprediksi keausan komponen. Pemeriksaan komponen secara visual secara berkesinambungan dapat mencegah kerusakan atau kegagalan pada mesin. Komponen yang harus diganti lebih cepat dan mungkin menandakan masalah yang lebih besar yang perlu didiagnosis. Analisis pelumas juga harus menjadi bagian dari jadwal perawatan berkala. Analisis pelumas ini merupakan cara terbaik untuk mendiagnosis masalah dan mencegah mesin dari keausan dan kerusakan.

5. Melindungi peralatan selama penyimpanan

Mesin besar harus disimpan di bawah penutup dimanapun yang memungkinkan. Mesin motor, turbin, mixer dan peralatan lainnya harus dirotasi sesering mungkin. Periksa karat mesin yang sedang idle, kondensasi dan kontaminasi. Jangan lupa untuk memeriksa semua pelumas.

 

Sources: Reliableplant